Tanggal kajian : 02.10.2010
Bab 58 Boleh Mengambil Tanpa Meminta Atau Mengintai - Mengharap-harapkan. (hadits 538)
Pokok Pembahasan :
1. Ajaran Kesimbangan, Tidak meminta tetapi tidak menolak (menolak pemberian yang bisa dimanfaatkan).
2. Dalam Islam menjadi orang kaya raya tidaklah tercela.
3. Kekeliruan abu dzar dalam pemahaman masalah harta.
4. Anjuran untuk menjadi dermawan dan tingkatan tingkatan dermawan.
5. Cinta Rosulullah terhadap kaum anshor.
6. Zuhudnya para shahabat, manusia terzuhud dimuka bumi ini setelah para nabi dan Rosul.
7. Zuhud bukanlah berarti menjadi miskin, akan tetapi meletakkan harta di tangan bukan dihati. Rosulullah adalah manusia terzuhud dan paling dermawan dimuka bumi ini, dan keadaan beliaupun kaya raya, sehingga beliau hanya mengambil dan menggunakan hartanya secukupnya, sedangkan sisanya beliau gunakan di jalan Allah. begitu pula abu bakar, umar, ustman dan masih banyak shahabat yang kaya raya dan zuhud.
8. Hinanya manusia yang zuhud akan akherat.
9. Batilnya manusia manusia yang memperumpamakan atau mengandai andai “Bila Surga dan Neraka tidak ada”
10. Subhat Demokrasi dan Khowarij.
11. Syah dan tidak syahnya Jihad.
12. Keutamaan Ibnu Umar.
13. Haramnya mengharapkan upah dalam beribadah.
Download :
KAJIAN
type : MP3
Bahjatun Nazirin Hadits Nomor 538
Bahjatun Nazirin Hadits Nomor 534-537
Tanggal kajian : 17.07.2010
Hadits 534, 535, 536, 537
Pokok pembahasan:
1. “Barang siapa yang menyerahkan nasib dan hajatnya kepada Allah maka Allah akan meluaskan rizkinya”.
2. Golongan yang rusak pemahamannya tentang point 1.
3. Anjuran untuk bersabar saat mengalami kesulitan hidup dan jangan pernah mengeluh pada manusia.
4. Anjuran berserah diri hanya kepada Allah akan tetapi tetap berusaha.
5. “Barang siapa yang berjanji kepada Allah untuk tidak akan pernah meminta kepada manusia, Maka Allah akan menjamin surga baginya”
6. Keutamaan Tsauban rodhiallahu anhu dan shahabat umumnya, yang selalu memegang teguh janjinya.
7.Haramnya mencaci maki shahabat, maka tercelalah “Rofidhoh” yang mencaci para shahabat, bahkan menyebut shahabat besar, abu bakar dan umar sebagai berhalanya qurois.
8. Sepatutnya bagi seorang peminpin untuk memperhatikan rakyatnya
9. Keadaan orang yang diperbolehkan meminta.
Download KAJIAN
type : MP3
size : 12,3 MBs
Bahjatun Nazirin Hadits Nomor 530-533
Bab 57 Qona’ah
Hadist 530, 531, 532, 533
Tanggal kajian 05.06.2010
Pokok Pembahasan:
- Orang yang suka meminta minta Hina didunia dan di akherat akan dibangkitkan dengan muka tanpa daging. Meminta minta sangatlah dibenci dalam islam, kecuali meminta meminta pada penguasa atau wakilnya atau meminta minta dalama urusan yang tidak bisa dihindari.
- Orang yang yang menahan diri untuk tidak meminta minta akan dimuliakan Allah di dunia dan akherat.
- Orang yang mengambil sesuatu tanpa haq maka persiapkanlah perhitungannya diakherat.
- Perbuatan seseorang hamba adalah pilihan/atas kehendak si hamba tsb (bantahan thd pemahaman jabariah)
- Kaedah derajat suatu hadits.
- Kholifatul islam harus orang Quraisy.
- Kejayaan kaum muslimin dengan ilmu dan jihad(perang).
- Allah menyukai peperangan walaupun kalian tidak menyukai, perang (jihad) harus dibawah komando seorang pemimpin (kholifah/Raja/Presiden) bukan sporadis (dipimpin oleh pimpinan kelompok/Suku/kepala desa dll, kecuali jihad difa/bertahan karena diserang).
- Wajib bagi seorang pemimpin memperhatikan rakyatnya (seperti Khulafaur Rosyidin, muawiyah dll).
- Syubhat tuduhan Rofidhoh bahwa Muawiyah merebut kekuasan dari Ali.
- Membeberkan aib sesorang yang diperbolehkan.
Download
size : 11MBs
type MP3
Bahjatun Nazirin Hadits Nomor 529 tanggal 29 Mei 2010
Bab 57 Qona’ah hadits 529
Tanggal kajian 29.05.2010
Pokok Pembahasan:
- Tiga katagori perbuatan nabi, Sunnah, Pengkhususan, Mu’jizat.
- Baiat Muamalah.
- Semua Perintah Allah dan Rosulnya adalah Haq. (Kethoaatan mutlak)
- Tentang Kisah kemulyaan sahabat Sa’ad bin muad.
- Sunnah untuk memperbaharui janji/baiat kepada Allah.
- Sunnah Rakyat berbaiat kepada penguasa bukan sebaliknya.
- Semua panggilan Allah dan Rosulnya akan membuat hidup umatnya sejahtera dan berjaya.
- Pengertian yang benar mengenai rapat dan lurusnya shaf ketika sholat berjama’ah.
- Pertentangan Ali dan Mu'awiyah, sikap ulama ahlus sunnah wal jama’ah terhadap hal tsb, serta subhat Rofidhoh terhadap hal tsb.
- Demontrasi pertama dalam islam.
- Sekilas hukum bercukur rambut.
Download :
type MP3
size 12,63 MBs
Bahjatun Nazirin Hadits Nomor 527-528
Bab 57 Qona’ah
Hadist 527, 528
Tanggal kajian 01.05.2010 Pokok Pembahasan:
1. Pemahaman secara zhohir harus sesuai dengan kaedah bahasa arab.
2. Tidak baik shodaqoh yang maksain.
3. Menjaga diri untuk tdk meminta minta.
4. Allah akan mencukupi orang yang merasa cukup.
5. Halalnya orang tua yang mengambil harta anaknya tanpa izin tanpa syarat.
6. Halalnya istri mengambil harta suaminya tanpa izin dengan syarat.
7. Perkataan pendeta yang termaktub dalam kitab injil tentang orang kaya.
8. Sunnah menarik hati orang kafir dengan segala cara yang halal agar masuk islam.
9. Ridho belum tentu ikhlash, Ikhlash belum tentu ridho.
10. Kemulian Rosulullah, beliau tidak pernah tidak memberi ketika diminta.
11. Kemulian orang2 anshor, maka tercelalah orang2 yang membenci orang2 anshor.
12. Sepatutnya seorang pemimpin menasehati umatnya, terutama bila umatnya terjatuh dalam perkara yang haram.
13. Seorang Pemimpin (Kholifah, Raja, Presiden) berhak membunuh orang2 yang sepatutnya dibunuh (menurut syar’i).
14. Subhat demokrasi.
15. Kaedah ” Tidak ada qiyas dalam masalah ibadah”
Download
KAJIAN
size : 12,06 MBs
type MP3
Bahjatun Nazhirin Hadits Nomor 525-526
Kajian Lanjutan dari Kitab Bahjatun Nazhirin, Hadits Nomor 525-526 :
Abu Burdah berkata: "Abu Musa menceriterakan Hadis ini, kemudian ia merasa tidak senang dalam menguraikannya itu dan ia mengatakan: "Apa yang dapat saya lakukan dengan menyebut- nyebutkannya itu?" Abu Burdah melanjutkan katanya: "Seolah-olah Abu Musa itu tidak senang kalau menyebutkan sesuatu amalannya, lalu disiar-siarkannya." (Muttafaq 'alaih)
Maksudnya: Oleh sebab adanya bala' sampai kaki-kaki menjadi rusak dan kuku-kuku lepas itu adalah semata-mata urusan antara manusia dengan Tuhan, maka menurut anggapan Abu Musa Radhiyallahu 'anhu tidak perlu diterang-terangkan, supaya tidak dianggap sebagai memamerkan jasa atau amalan."
526. Dari 'Amr bin Taghlib - dengan fathahnya ta' mutsannat di atas dan sukunnya ghain mu'jamah dan kasrahnya fam - Radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam didatangi - memperoleh - harta atau rampasan, lalu beliau Shallallahu 'alaihi wasallam membagikan itu. Ada beberapa orang yang beliau beri dan ada pula beberapa orang yang beliau tinggalkan - yakni tidak diberi bagian. Kemudian sampailah suatu berita kepada beliau bahwa orang-orang yang tidak diberi itu sama mencela cara beliau membagikan tadi. Beliau Shallallahu 'alaihi wasallam lalu bertahmid kepada Allah lalu memujiNya, kemudian bersabda:
"Amma ba'du." Sesungguhnya saya niscayalah memberikan bagian kepada golongan - beberapa orang, karena saya mengetahui keluh kesah dalam hati mereka itu serta sesambatan mereka yang amat sangat, sedang segolongan lain saya serahkan kepada Allah, karena Allah telah memberikan kekayaan bathin dan kebaikan dalam hati mereka ini, di antara mereka ini adalah 'Amr bin Taghlib."
'Amr bin Taghlib berkata: "Demi Allah, saya - amat gembira mendengar pujian beliau Shallallahu 'alaihi wasallam itu pada saya, sehingga karena gembiranya, maka saya - tidak suka andaikata kalimat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam yang ditujukan kepada saya itu ditukar dengan ternak-ternak merah - sebagai kiasan sebaik- baik harta bagi bangsa Arab." (Riwayat Bukhari)
type : MP3
size : 15 MBs
Bahjatun Nazhirin Hadits Nomor 523-524
Kajian tanggal 20.03.2010
Bab 57 Qona’ah. Hadits 523, 524
Pokok Pembahasan:
- Asbabun Nuzul dari Ayat ” Walaa tansa Nashibaka minad Dunya”.
- Musibah da’wah adalah bila da’i mengharapkan imbalan(dunia).
- Keberkahan adalah Cukup.
- Ketamakan ibarat orang yang makan tanpa pernah merasa kenyang.
- mu’zijat nabi Jawamiul kalam.
- Larangan sumpah selain dengan nama Allah.
- Sunnah pemberian disertai nasehat.
- Harta yang sebenarnya kita miliki adalah.
size : 11MBs
type : MP3 @ 24 KBPs
Bahjatun Nazhirin BAB 57 Qonaah
Kajian Kitab Bahjatun Nazhirin, hari Sabtu malam di Masjid Raya Bintaro Jaya
Bab 57 Qonaah
Pendahuluan, Hadits 522,523
Pokok pembahasan :
1. Tercelanya Meminta minta.
2. Qonaah adalah ridho dgn apa2 yg allah berikan.
3. Hadits palsu ” Kalau bukan karenamu 3x ya muhammad….”….
4. Inti ibadah adalah tha’at apapun bentuknya.
5. Definisi Kaya yg terpuji.
KAJIAN
size : 10 MBs
type : MP3 @ 32 KBPs
Bahjatun Nazhirin Hadits Nomor 521
521. Dari Anas radhiyallahu 'anhu, katanya: "Abu Thalhah berkata kepada Ummu Sulaim: "Saya mendengar suara Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam itu lemah sekali dan saya mengetahui bahwa beliau adalah dalam keadaan lapar. Maka dari itu, apakah engkau tidak mempunyai sesuatu untuk dimakan?" Ummu Sulaim lalu mengeluarkan beberapa bulatan dari gandum, kemudian ia mengambil kerudungnya, kemudian ia meiipatkan roti dengan sebagian kerudung tadi, lalu memasukkannya di bawah bajuku dan mengembalikannya padaku dengan sebagian lagi - maksudnya bahwa Ummu Sulaim itu melipat roti dengan sebagian kerudung dan dengan sebagiannya lagi dilipatkan untuk Anas. Seterusnya Ummu Sulaim menyuruh saya - Anas - untuk menemui Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, lalu saya pergi dan saya menemui Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam sedang duduk di dalam masjid disertai oleh orang-orang banyak. Seterusnya lalu saya berdiri di muka orang-orang itu, kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Adakah engkau diutus oleh Abu Thalhah." Saya menjawab: "Ya." Beliau bersabda lagi: "Apakah untuk sesuatu makanan?" Saya menjawab: "Ya." Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada sahabat-sahabatnya yang ada di masjid: "Berdirilah engkau semua dan berangkatlah."
Saya juga berangkat mengikuti mereka itu, sehingga datanglah saya kepada Abu Thalhah, lalu saya memberitahukan padanya - bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam mengajak orang banyak. Abu Thalhah berkata: "Hai Ummu Sulaim. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam telah datang dengan orang-orang banyak, sedangkan kita tidak mempunyai sesuatu untuk memberi makanan kepada mereka semuanya itu." Isterinya berkata: "Allah dan RasulNya adalah lebih mengetahui itu." Abu Thalhah lalu berangkat sehingga bertemu dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian berhadapanlah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam dengannya sehingga keduanya itu masuk rumah. Selanjutnya Rasulullah bersabda: "Bawa saya kemari apa yang engkau punyai, hai Ummu Sulaim." Wanita itu datang dengan roti tersebut di atas, lalu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam menyuruh supaya dipotong-potongkan dan Ummu Sulaim memeraskan di atas roti itu suatu tempat berisi samin, maka itulah yang merupakan lauknya. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda sekehendak yang beliau sabdakan, selanjutnya lalu bersabda pula: "Izinkanlah masuk sepuluh orang." Orang sepuluh itu diizinkan masuk lalu mereka semuanya makan sehingga kenyang, lalu keluarlah setelah itu. Seterusnya beliau bersabda lagi: "Izinkanlah masuk sepuluh orang lagi." Orang sepuluh itu diizinkan lalu mereka makan sehingga kenyang kemudian keluarlah mereka itu pula. Beliau Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda lagi: "Izinkanlah masuk sepuluh orang lagi." Demikianlah sehingga seluruh kaum - yakni yang menyertai Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam dari masjid - dapat makan sehingga kenyang semuanya, sedangkan jumlah kaum itu ada tujuh puluh atau delapan puluh orang." (Muttafaq 'alaih)
Dalam riwayat lain disebutkan: "Maka tidak henti-hentinya beliau Shallallahu 'alaihi wasallam memasukkan sepuluh orang dan mengeluarkan sepuluh orang, sehingga tidak seorangpun yang tertinggal, melainkan ia tentu telah makan sehingga kenyang, kemudian dikumpulkanlah kelebihan makanan itu, tetapi tiba-tiba banyaknya makanan tersebut adalah sama seperti keadaan ketika orang-orang banyak belum makan daripadanya itu."
Dalam riwayat lain disebutkan pula: "Maka makanlah orang-orang itu sepuluh orang demi sepuluh orang, sehingga yang sedemikian itu dilaksanakan untuk sebanyak delapanpuluh orang. Kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam makanlah setelah orang-orang itu semuanya, juga semua keluarga rumah dan mereka masih meninggalkan sisa pula."
Dalam riwayat lain lagi dikatakan: "Kemudian mereka masih meninggalkan sisa yang cukup untuk disampaikan kepada tetangganya."
Dalam riwayat lainnya lagi dikatakan: Dari Anas radhiyallahu 'anhu, katanya: "Saya datang kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam pada suatu hari, kemudian saya menemui beliau Shallallahu 'alaihi wasallam itu sedang duduk dengan sahabat-sahabatnya dan di perutnya diikatkanlah dengan suatu ikatan - seperti batu dan lain-lain untuk menahan lapar. Lalu saya bertanya kepada salah seorang sahabatnya: "Mengapa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam mengikat perutnya." Orang- orang sama berkata: "Karena lapar." Oleh sebab itu saya lalu pergi kepada Abu Thalhah, yaitu suaminya Ummu Sulaim binti Milhan, kemudian saya berkata: "Aduh bapak, saya sungguh-sungguh telah melihat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam mengikat perutnya dengan suatu ikatan, lalu saya bertanya kepada sebagian sahabat-sahabatnya dan mereka mengatakan bahwa hal itu karena beliau lapar." Abu Thalhah lalu masuk menemui ibuku - yakni Ummu Sulaim, kemudian bertanya: "Adakah sesuatu - yang dapat dimakan?" Ummu Sulaim menjawab: "Ya, ada. Saya mempunyai beberapa potong roti dan beberapa buah kurma. Jika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam datang ke tempat kita sendirian, tentu dapatlah kita mengenyangkan beliau itu, tetapi jikalau beliau datang dengan disertai orang lain, maka makanan kita terlampau sedikit untuk dimakan orang-orang itu." Seterusnya Anas menyebutkan kelengkapan Hadis ini.
-----
DOWNLOAD :
size : 12 MBs
type : MP3 @ 32 KBPs
Bahjatun Nazirin Hadits Nomor 520
Pembahasan selanjutnya dari Kitab Bahjatun Nazirin Syarah Riyadhus Shalihin, masih di BAB 56 sekarang memasuki Hadits Nomor 520. Hadits dari Jabir Radhiyallohu 'anhu, mengisahkan kejadian sewaktu akan melaksanakan perang khandaq atau perang parit.
Fiqul Hadits :
- Kisah pembuatan parit oleh Rosulullah berserta para shahabat ketika perang khondak.
- Nubuwah Nabi ketika memecahkan tanah yang keras, pada pukulan pertama keluar percikan cahaya, dalam cahaya tsb Nabi melihat singgasana romawi, pada pukulan kedua keluar percikan cahaya,dalam cahaya tsb Nabi melihat singgasana Persia , pada pukulan ketiga keluar percikan cahaya, dalam cahaya tsb Nabi melihat singgasana Madain.
- Mu’jizat nabi mempercukupkan makanan yg jumlahnya sedikit untuk dimakan para sahabat yg jumlahnya +/- 1000 orang.
- Sunnah bagi tuan rumah untuk makan terakhir.
- Anjuran untuk tolong menolong untuk suatu yang bermanfaat.
- Beratnya wahyu secara phisik.
- Cinta dan perhatian shahabat pada Nabi .
Kajian malam ini tidak ada tanya jawab. Silahkan menyimak kajiannya :
KAJIAN
type : MP3
size : 8 MBs @ 32KBPs
Bahjatun Nazirin Hadits 516-519
Ikhwah fillah, berikut adalah lanjutan kajian dari Kitab Bahjatun Nazhirin, Syarah Riyadhus shalihin.
Silahkan download :
Hadits 516-517 :
* Hikmah dari tidak tampaknya Pahala dan dosa.
* Perbedaan shahabat/umat Rosulullah dengan shahabat/umat Nabi yang lain.
* Tawadhunya Rosulullah.
* Kesederhanaan sebagian dari iman
KAJIAN
type : MP3
size : 15 MBs @ 32 KBPs
--------------------------
Hadits 518-519 :
KAJIAN
type : MP3
size : 12 MBs @ 32 KBPs
Bahjatun Nazirin Hadits Nomor 513-515
Lanjutan dari kajian rutin Kitab Bahjatun Nazirin Hadits Nomor 513-515. Masih tentang masalah ZUHUD.
Silahkan download :
KAJIAN
type : MP3
size : 17 MBs @ 32 KBPs (Good Quality)
Bahjatun Nazirin Hadit 508-512
Bahjatun Nazirin Hadits Nomor 503-507
Kembali lagi pembahasan lanjutan dari Kitab Bahjatun Naazirin karya Syaikh Salim ibn 'Ied al-Hilali yang merupakan Syarah dari Kitab Riyadhush shalihin karya al-Imam an-Nawawi rahimahulloh.
Pembahasan kali ini dipecah menjadi dua bagian, silahkan mendownload atau mendengarkan langsung dari blog ini :
Hadits 503-504
size ; 15 MBs, MP3 @ 32 KBPs
Hadits 505-507
size ; 15 MBs, MP3 @ 32 KBPs
Kajian Bahjatun Naazirin Hadits 499-502
Alhamdulillah, masih bisa upload rekaman kajian di blog ini.
Materi pembahasan untuk kali ini adalah Hadits Nomor 499-501, dan Hadits Nomor 502.
Masih dari Bab yang sama dari pembahasan sebelumnya, hadits-hadits ini menunjukkan betapa zuhudnya Nabi dan para shahabat terhadap dunia. Dan keterangan mengenai beberapa mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam.
Silahkan mendengarkan kajiannya :
Hadits Nomor 499-501
type : MP3 @ 32 KBPs
size : 18 MBs
-------------
Hadits Nomor 502
type : MP3 @ 32 KBPs
size : 18 MBs
Lanjutan Kajian Qoulul Mufiid dan Bahjatun Nazirin
Afwan saudara-saudaraku, sudah lama tidak update kajian di blog ini lagi.
Berikut ana berikan rekaman kajian Qoulul Mufiid dan Bahjatun Nazirin yang tertunda uploadnya.
Silahkan di download :
Kajian Qoulul Mufiid tanggal 09 Nopember 2009
DOWNLOAD
Kajian Qoulul Mufiid tanggal 16 Nopember 2009
DOWNLOAD
Kajian Qoulul Mufiid tanggal 23 Nopember 2009
DOWNLOAD
Kajian Qoulul Mufiid tanggal 30 Nopember 2009
DOWNLOAD
----------------------------------
BAHJATUN NAZIRIN Hadits Nomor 493-496
DOWNLOAD
;;..:: Semoga Bermanfaat.
Bahjatun Nazirin Hadits Nomor 483-486 dan 487-490
Untuk kali ini kajian Bahjatun Nazirin telah memasuki Hadits Nomor 483. Mohon maaf untuk hadits-hadits yang lalu belum sempat ter-upload, atau tidak ada. Semua dikarenakan ana tidak datang ke kajian karena satu dan lain hal.
Oleh karena itu ana mohon doa antum semua agar ana sekeluarga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan untuk memberikan informasi kajian ataupun rekaman kajian-kajian ahlus sunnah. Jazakumullohu khoiron katsiiro untuk antum semua yang masih setia mampir di web ini.
Berikut adalah rekaman kajian Kitab Bahjatun Nazirin .
Hadits 483-486 :
DOWNLOADsize : 16 MBs @ 32 KBPs
======================
Hadits 487-490 :
size : 10 MBs @ 32 KBPs
Hadits Nomor 474-477 Kitab Bahjatun Nazirin
Hadits 472-474 Kitab Bahjatun Nazirin
Kajian rutin Kitab Bahjatun Nazirin Syarah Riyadhush Shalihin karya Syaikh Salim ibn Ied al-Hilaly. Pembahasan masuk ke hadits Nomor 472-474 masih dari kitab Zuhud terhadap dunia.
Silahkan menyimak kajiannya :
DOWNLOAD
size : 8,37 MBs
type : MP3 @ 16KBps
Hadits Nomor 471 Kitab Bahjatun Nazirin
Alhamdulillah, untuk Kajian Kitab Bahjatun Nazirin Syarah Riyadhus Shalihin dari Hadits Nomor 471 pada tanggal 02 Agustus 2009. Berikut kajiannya
DOWNLOAD
size : 8,47 MBs
type : MP3 @ 16 KBPs
About Me
- Abu Yazid
- Nama ana Abu Yazid Arief Billah Setyawan. Ana penjual herbal di situs ini. Jika ada yang mau ditanyakan bisa email ana di abuyazid [at] portalherbal.co.cc atau YM ana di ID ari3f_imoetz. Atau bisa hubungi ana di (021) 93300047
Categories
- Artikel (214)
- Download (198)
- Kajian (182)
- Ustadz Muhtarom (65)
- Bahjatun Naazirin (57)
- Dauroh. dan Tabligh Akbar (53)
- Kitab Tauhid (53)
- Qoulul Mufiid (48)
- Bedah Buku (34)
- Herbal (29)
- E-Book (15)
- Syarah Aqidah Wasithiyah (12)
- rudud (11)
- Video (10)
- AntiVirus (8)
- Ramadhan (8)
- Ustadz Yazid (8)
- Aqidah (7)
- Ustadz Zainal Abidin (7)
- Do'a dan Wirid (6)
- Habbatus sauda (6)
- Ustadz Badrusalam (5)
- Fiqih (4)
- Sifat Sholat Nabi (4)
- Tata Cara Wudhu (3)
- Ustadz Ali Saman (3)
- Wanita (3)
- Buku (2)
- Madu (2)
- Tips dan Trik (2)
- Ulama (2)
- Ustadz Abdurrahman Thayyib (2)
- Ustadz Kholid (2)
- Ustadz Subhan Bawazier (2)
- Alat Bekam (1)
- Contact Me (1)
- Facebook (1)
- Haji (1)
- Khutbah ied (1)
- Murottal (1)
- Pamulang (1)
- Proposal (1)
- Qurban (1)
- Rajab (1)
- Riba (1)
- Rukshah (1)
- Syaikh Abdur Rozzaq (1)
- Syarah Ushulus Sunnah (1)
- Tafsir (1)
- Ustadz Abdul Hakim (1)
- Ustadz Abu Qotadah (1)
- Ustadz Abu Zubair (1)
- Ustadz Armen Halim Naro (1)
- Ustadz Jazuli (1)
- Ustadz Mahfudz Umri (1)
- Ustadz Murad Said (1)
- Ustadz Nuzul (1)
- Ustadz Umar Mita (1)
- Zaitun (1)
- assunnah (1)
- bintaro (1)
Value Ads
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
